[email protected] (0362) 21146

Dispar Kabupaten Bima Ikuti Rinjani Travel Mart 7 ASITA NTB 2026, Buka Peluang Kerja Sama Pariwisata Nasional dan Internasional

Mataram — Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Bima berpartisipasi dalam kegiatan Rinjani Travel Mart 7 ASITA NTB Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Daerah Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (DPD ASITA) Nusa Tenggara Barat di Hotel Prime Park Mataram, Selasa (13/10/2026).

Keikutsertaan Dispar Kabupaten Bima dalam kegiatan ini bertujuan untuk mempromosikan potensi destinasi wisata Kabupaten Bima sekaligus membuka peluang kerja sama dengan berbagai pelaku industri perjalanan wisata, baik dari dalam maupun luar negeri.

Rinjani Travel Mart 7 mempertemukan sekitar 100 buyer dan 60 seller dalam sebuah forum bisnis pariwisata yang menjadi ruang bagi para pelaku industri untuk memperkenalkan produk wisata, menjajaki kemitraan, serta membangun jaringan bisnis yang berpotensi memperluas pasar pariwisata.

Sejumlah buyer dari berbagai negara turut berpartisipasi, di antaranya Malaysia, China, Uni Emirat Arab (UAE), Timor Leste, dan Jepang. Kehadiran pelaku industri perjalanan dari berbagai negara tersebut menjadi peluang bagi Kabupaten Bima untuk memperkenalkan destinasi dan pengalaman wisata daerah kepada pasar yang lebih luas.

Dalam kegiatan ini, Dispar Kabupaten Bima berupaya memperkenalkan beragam potensi wisata daerah, mulai dari keindahan alam, wisata bahari, petualangan, hingga kekayaan budaya dan sejarah. Potensi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat promosi pariwisata Kabupaten Bima melalui identitas “Untold Wonders of Bima”.

Selain mempromosikan destinasi, Dispar Kabupaten Bima juga berupaya membangun jejaring bisnis dengan mengambil peran sebagai penghubung antara tour and travel agent dan tour operator dari luar daerah maupun luar negeri dengan pelaku usaha perjalanan wisata yang ada di Kabupaten Bima.

Melalui jejaring tersebut, diharapkan terbangun komunikasi dan kolaborasi yang memungkinkan potensi destinasi di Kabupaten Bima dikemas menjadi produk atau paket wisata yang lebih terstruktur dan dapat ditawarkan kepada calon wisatawan melalui jaringan agen perjalanan.

Membuka Peluang bagi Pelaku Wisata Lokal

Keikutsertaan dalam Rinjani Travel Mart 7 ASITA NTB 2026 tidak hanya berorientasi pada promosi destinasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membuka peluang ekonomi bagi masyarakat Kabupaten Bima, khususnya para pelaku usaha di sektor pariwisata.

Terbangunnya koneksi dengan tour and travel agent berpotensi membuka akses pasar bagi pengelola destinasi, pemandu wisata, penyedia transportasi, pengelola penginapan, pelaku kuliner, perajin produk lokal, serta pelaku ekonomi kreatif yang mendukung kegiatan pariwisata.

Apabila jejaring tersebut berlanjut menjadi kerja sama konkret, Kabupaten Bima berpeluang memperoleh manfaat berupa peningkatan kunjungan wisatawan, pengembangan paket perjalanan, serta terbukanya peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat setempat.

Di sisi lain, kolaborasi dengan agen perjalanan juga dapat membantu memperluas informasi mengenai destinasi wisata Kabupaten Bima, sehingga promosi tidak hanya bergantung pada kanal pemerintah, tetapi turut dilakukan melalui jaringan pemasaran para pelaku industri perjalanan.

Oleh karena itu, penguatan hubungan antara pemerintah daerah, agen perjalanan, pengelola destinasi, dan pelaku usaha lokal menjadi salah satu aspek penting dalam membangun ekosistem pariwisata yang saling mendukung.

Memperkuat Jejaring dan Daya Saing Pariwisata Bima

Melalui partisipasi dalam Rinjani Travel Mart 7 ASITA NTB 2026, Dispar Kabupaten Bima berupaya memperluas jejaring kemitraan sekaligus memperkenalkan potensi daerah kepada pelaku industri yang memiliki akses terhadap pasar wisata nasional dan internasional.

Ke depan, peluang yang terbangun melalui kegiatan ini perlu ditindaklanjuti dengan komunikasi antarpelaku usaha, penyusunan paket wisata yang kompetitif, peningkatan kualitas pelayanan, serta penyediaan informasi destinasi yang akurat dan mudah diakses.

Dengan langkah tersebut, promosi pariwisata diharapkan tidak berhenti pada pengenalan destinasi, tetapi dapat berkembang menjadi kerja sama yang memberikan manfaat ekonomi secara lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Bima.

Melalui semangat kolaborasi, Dispar Kabupaten Bima terus mendorong agar potensi alam, budaya, dan pengalaman wisata daerah semakin dikenal serta memiliki akses pasar yang lebih luas, sejalan dengan semangat “Untold Wonders of Bima.”