[email protected] (0362) 21146

Dispar Kabupaten Bima Dorong Lulusan STIPAR Soromandi Jadi Penggerak Pariwisata Daerah

Soromandi — Dinas Pariwisata Kabupaten Bima mendorong para lulusan Sekolah Tinggi Pariwisata (STIPAR) Soromandi untuk tidak hanya menjadi tenaga profesional di bidang pariwisata, tetapi juga mengambil peran sebagai penggerak pembangunan pariwisata di Kabupaten Bima.

Pesan tersebut disampaikan Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kabupaten Bima, Dr. Rusli, S.Sos., M.Si., yang mewakili Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bima, saat menghadiri sekaligus menyampaikan sambutan pada acara wisuda STIPAR Soromandi.

Dalam sambutannya, Dr. Rusli menyampaikan bahwa momentum wisuda bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal bagi para lulusan untuk mengimplementasikan ilmu dan kompetensi yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan.

“Hari ini bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan awal dari pengabdian. Ilmu yang telah diperoleh hendaknya tidak berhenti di ruang-ruang akademik, tetapi diwujudkan dalam bentuk karya, inovasi dan kontribusi nyata bagi masyarakat serta kemajuan pariwisata daerah.”

Menurutnya, sektor pariwisata membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga memiliki kreativitas, kemampuan beradaptasi, serta kepedulian terhadap potensi dan karakter budaya daerah.

Kabupaten Bima memiliki kekayaan alam dan budaya yang sangat beragam, mulai dari kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil, bentang alam pegunungan, desa wisata, hingga kekayaan tradisi dan ekonomi kreatif masyarakat. Potensi tersebut membutuhkan SDM yang mampu mengelolanya secara profesional sekaligus tetap menjaga keberlanjutan dan nilai-nilai lokal.

Dr. Rusli juga mengajak para lulusan STIPAR Soromandi untuk melihat perkembangan pariwisata tidak hanya sebagai peluang untuk mencari pekerjaan, tetapi juga sebagai ruang untuk menciptakan lapangan kerja dan membangun usaha baru.

“Jadilah generasi yang tidak hanya mencari pekerjaan di sektor pariwisata, tetapi juga mampu menciptakan peluang dan lapangan kerja baru. Karena masa depan pariwisata Bima membutuhkan anak-anak muda yang berani berinovasi, berwirausaha dan mengangkat potensi daerahnya sendiri.”

Ia menambahkan, perkembangan pariwisata saat ini berlangsung sangat dinamis. Digitalisasi, perubahan perilaku wisatawan, tren wisata berkelanjutan, serta semakin kuatnya keterkaitan antara pariwisata dan ekonomi kreatif menuntut lulusan pariwisata untuk terus belajar dan mengembangkan kompetensinya.

Karena itu, para lulusan diharapkan mampu menjadi bagian dari ekosistem pariwisata daerah, baik sebagai pelaku usaha, tenaga profesional, pengelola destinasi, pengembang ekonomi kreatif maupun sebagai inovator yang menghadirkan gagasan-gagasan baru.

Dinas Pariwisata Kabupaten Bima, lanjutnya, terus mendorong pengembangan pariwisata yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus memperkuat identitas budaya dan menjaga kelestarian lingkungan.

“Pariwisata yang maju bukan hanya tentang semakin banyaknya wisatawan yang datang, tetapi juga tentang semakin besar manfaat yang dirasakan masyarakat, semakin kuatnya budaya lokal, dan semakin terjaganya lingkungan kita,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Dr. Rusli juga menyampaikan apresiasi kepada STIPAR Soromandi yang telah berkontribusi dalam menyiapkan sumber daya manusia di bidang kepariwisataan.

Ia berharap para lulusan dapat menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan pariwisata Kabupaten Bima ke depan.

“Selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Bawalah nama baik almamater, teruslah belajar, berkarya dan jadilah bagian dari perubahan positif bagi pariwisata Kabupaten Bima,” tutupnya.