Dispar Kabupaten Bima Fasilitasi Penjajakan Layanan Kegawatdaruratan Nusa Medical Health Care dan Ocean Mantra Village
BIMA — Upaya memperkuat aspek keselamatan dan keamanan dalam sektor pariwisata terus didorong oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Bima. Salah satunya melalui fasilitasi penjajakan pelayanan kegawatdaruratan antara Nusa Medica Clinic dan Ocean Mantra Village yang dilaksanakan secara daring, Jumat (18/9/2026).
Pertemuan tersebut secara khusus membahas peluang penyediaan sistem pelayanan kegawatdaruratan dan evakuasi medis, mulai dari evakuasi, pemindahan pasien, stabilisasi, hingga perawatan atau rawat inap.
Langkah ini dinilai penting mengingat wisatawan lokal maupun mancanegara yang berkunjung dan menginap di hotel dan resort di Kabupaten Bima dapat menghadapi kondisi darurat yang membutuhkan penanganan cepat dan tepat.
Dalam pembahasan ini, Nusa Medica Clinic dan Ocean Mantra Village menekankan bahwa pelayanan kegawatdaruratan harus mengutamakan aspek legal, standar operasional prosedur (SOP), keselamatan pasien, serta pemanfaatan golden time, serta yang terpenting adalah insurance coverage khususnya untuk wisatawan mancanegara.
Hal yang menjadi perhatian utama adalah memastikan pasien dapat segera dievakuasi menuju fasilitas kesehatan yang tepat sesuai dengan kondisi atau diagnosis medisnya. Dengan demikian, golden time dalam penanganan kondisi darurat dapat dimanfaatkan secara optimal.
Evakuasi medis nantinya dapat dilakukan melalui tiga moda, yaitu darat, laut, maupun udara, dengan mempertimbangkan kondisi pasien, lokasi kejadian, serta situasi di lapangan.
Nusa Medica Clinic dalam pertemuan tersebut juga menyampaikan kesiapan untuk mendukung layanan melalui penyediaan peralatan medis, petugas evakuasi tersertifikasi, tenaga spesialis, dukungan aspek legal, serta insurance coverage.
Sementara itu, Dinas Pariwisata Kabupaten Bima akan membantu memfasilitasi koordinasi dengan rumah sakit dan fasilitas kesehatan yang berada di Kabupaten Bima maupun Kota Bima. Koordinasi tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun jejaring pelayanan kegawatdaruratan yang lebih terintegrasi.
Berorientasi pada Keselamatan Wisatawan
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bima, Muhamad Akbar, S.P., M.Si. melalui pertemuan tersebut menempatkan aspek keselamatan wisatawan sebagai bagian penting dari pengembangan pariwisata berkualitas.
Keberadaan mekanisme evakuasi dan rujukan yang jelas akan memberikan kepastian mengenai apa yang harus dilakukan ketika terjadi kondisi darurat, siapa yang harus dihubungi, bagaimana pasien dievakuasi, serta ke fasilitas kesehatan mana pasien harus dibawa berdasarkan kebutuhan medisnya.
Pada akhirnya, upaya tersebut akan mendukung terciptanya pengalaman wisata yang lebih aman bagi wisatawan lokal dan mancanegara yang berkunjung ke Kabupaten Bima.