Menikmati Laut Terbelah Bersama Keluarga di Pantai Lariti
Ada pengalaman yang sederhana tetapi sulit dilupakan: duduk bersama keluarga di tepi pantai, menikmati ikan bakar dan segarnya es kelapa muda, sementara di depan mata terbentang laut yang seolah-olah terbelah.
Pengalaman seperti itu bisa didapatkan di Pantai Lariti, salah satu destinasi wisata bahari Kabupaten Bima yang terkenal dengan fenomena laut terbelah. Pada waktu tertentu, air laut surut dan membuka sebuah jalur pasir yang membelah perairan, menghubungkan kawasan pantai dengan pulau di seberangnya.
Fenomena ini menjadi daya tarik utama Pantai Lariti. Wisatawan dapat berjalan menyusuri jalur pasir yang muncul di tengah laut, menikmati pemandangan dari kedua sisi, sekaligus mengabadikan momen dengan foto dan video. Waktu kemunculan dan kondisi laut terbelah mengikuti pasang surut air laut, sehingga wisatawan perlu memperhatikan jam-jamnya.
Bagi pencinta fotografi dan konten kreatif, fenomena laut terbelah dapat menjadi salah satu ide konten. Jalur pasir yang membelah laut, hamparan air laut, serta aktivitas wisatawan di sekitarnya menciptakan panorama yang khas dan menarik.
Namun, Lariti bukan hanya tentang fenomena laut terbelah. Pantai Lariti juga merupakan tempat yang pas untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. Setelah menikmati suasana pantai, wisatawan dapat duduk santai sambil menikmati kuliner khas pesisir seperti ikan bakar yang disajikan bersama es kelapa. Anak-anak dapat bermain di sekitar pantai, sementara orang tua menikmati makanan dan pemandangan laut dalam suasana yang lebih santai.
Selain itu, menjelang senja, suasana pantai berubah menjadi lebih teduh dan tenang. Cahaya matahari yang perlahan merendah, suara ombak, dan bentang laut yang luas menciptakan suasana yang cocok untuk menikmati alam dengan lebih tenang.
Begitu pula menjelang fajar. Bagi yang bersedia datang lebih pagi, Lariti menawarkan pengalaman yang berbeda saat matahari mulai muncul dari ufuk. Sunrise di Pantai Lariti menghadirkan cahaya pagi yang perlahan menerangi laut dan kawasan sekitarnya—sebuah momen yang bisa dinikmati sambil berjalan di tepi pantai atau sekadar duduk menikmati suasana.
Dengan berbagai pengalaman tersebut, Pantai Lariti tidak hanya menjadi tempat untuk datang, mengambil foto laut terbelah, lalu pulang. Wisatawan dapat memilih bagaimana ingin menikmati Lariti: berjalan di tengah laut, berkumpul bersama keluarga, menikmati kuliner pesisir, mengejar sunset, atau menyambut sunrise.
🌊 Sensasi Beriwisata di Pantai Lariti (Experiences at Pantai Lariti)
Berjalan di Laut yang Terbelah (Walking Through a Tidal Sand Bridge)
Saat air laut surut, wisatawan dapat berjalan di atas jalur pasir yang muncul di tengah perairan dan menikmati pengalaman seolah-olah sedang berjalan membelah laut.
Momen Hangat Bersama Keluarga di Pantai Lariti (Family Beach Time)
Nikmati waktu bersama keluarga dengan bermain, berjalan di tepi pantai, berfoto, atau sekadar duduk menikmati suasana laut.
Kuliner Khas Pesisir (Coastal Traditional Cuisine)
Lengkapi kunjungan dengan menikmati ikan bakar dan es kelapa muda sambil bersantai menghadap laut. Perpaduan makanan khas pesisir, angin laut, dan pemandangan laut terbelah menjadi salah satu pengalaman yang tidak boleh dilewatkan.
Konten untuk Fotografi dan Videografi (Photography & Videography Content)
Fenomena laut terbelah memberikan latar yang menarik untuk fotografi dan pembuatan konten, terutama ketika jalur pasir mulai muncul saat air laut surut.
📍 Alamat Lokasi (Address)
Pantai Lariti, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Indonesia.
Desa, Soro, Lambu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat.
🚗 Cara Menuju ke Lokasi (How to Get There)
Pantai Lariti dapat dijangkau dari Kota Bima menggunakan kendaraan pribadi, baik sepeda motor maupun mobil.
Perjalanan dari Kota Bima menuju Pantai Lariti membutuhkan waktu sekitar 1 jam, tergantung kondisi lalu lintas dan perjalanan.
Wisatawan juga dapat menggunakan transportasi umum (bus) dari Terminal Kota Bima dan turun di Terminal Sape. Kemudian dapat melanjutkan perjalanan dengan menggunakan jasa ojek lokal untuk menuju ke Pantai Lariti.
Google Maps: https://maps.app.goo.gl/F4CD35yAiJWBpphi8
🕐 Jam Operasional (Opening Hours)
08:00 s/d 18:00 WITA
Karena pengalaman utama di Pantai Lariti Adalah fenomena laut terbelah yang bergantung pada kondisi air laut, wisatawan disarankan memperhatikan jadwal pasang-surut air laut sebelum berkunjung.
🎟️ Harga Tiket Masuk (Entrance Fee)
Sepeda Motor: Rp10.000/unit
Mobil: Rp15.000/unit
Harga tiket sudah termasuk biaya parkir.
☎️ Info Narahubung (Contact Information)
Pengelola Pantai Lariti:
Iqbal - +62 852-3852-3275
📋 Quick Information
Information | Details |
Destination | Pantai Lariti |
Category | Beach & Marine Tourism |
Location | Kabupaten Bima, NTB |
Main Experience | Walking through a tidal sand bridge |
Family Experience | Beach leisure & local cuisine |
Local Cuisine | Grilled fish & coconut iced drink |
Access | Private vehicles or public transportation |
Travel Time | ±1 hour from Kota Bima |
Entrance Fee | Motorcycle: Rp10.000 · Car: Rp15.000 |
Parking | Included |
Best Experience | During low tide / tidal sand bridge phenomenon |